03 Januari 2017

SEL LIMFOSIT B DAN SEL LIMFOSIT T

Perbedaan antara sel Limfosit B dan Sel limfosit T

walaupun limfosit (salah satu dari jenis leukosit/sel darah putih) terlihat mirip satu dengan yang lain, tapi fungsi mereka sangat beragam. Limfosit yang paling terbanyak adalah

Limfosit B (sering disebut dengan sel B) dan
Limfosit T ( disebut dengan sel T)
Gambar 1 : perbedaan antara Sel limfosit B dan sel limfosit T

Beberapa perbedaan antara sel B dengan sel T sebagai berikut:


Perbedaan
Sel-B
Sel-T
1
Nama
Limfosit B
Limfosit T
2
Tempat dibentuk
Sumsum tulang
Kelenjar thymus
3
Letak
Diluar nodus limfe
Di dalam nodus limfe
4
Membran reseptor
BCR (= imunoglobin) untuk antigen
TCR untuk antigen
5
Hubungan
Sel-B dapat menempel pada antigen yang tepat pada permukaan kuman (virus atau bakteri)
Sel-T hanya dapat terhubungan ke antigen virus pada bagian luar sel yang terinfeksi
6
Distribusi jaringan
Pusat germinal dari nodus limfe, limpa, usus, saluran pernapasan, juga saluran dari nodus  subcapsular dan saluran medular
daerah parafolukular di nodus korteks, periarteriolar di limpa
7
Rentang hidup
Pendek
Panjang
8
Permukaan antibodi
Ada antibodi permukaan
Tidak ada antibodi permukaan
9
Sekresi  
Mensekresikan antibodi
Mensekresikan limfokinesis
10
Fungsi
Sel-B membentuk sistem kekebalan tubuh humoral
Sel T membentuk kekebalan tubuh seluler
11
Perbandingan jumlah /kadar
20% dari sel limfosit adalah limfosit B
80% dari sel limfosit adalah limfosit T
12
jenis
Memiliki dua bentuk yaitu sel plasma dan sel memori
Memiliki 3 bentuk yaitu sel pembunuh, sel penolong dan sel supresor
13
Gerakan ke tempat infeksi
Sel-sel plasma tidak pindah ke tempat infeksi
limfoblast pindah ke tempat infeksi
14
Reaksi terhadap transplantasi dan sel kanker
sel-sel plasma tidak memberikan reaksi terhadap transplantasi dan sel-sel kanker
Sel-sel pembunuh memberikan reaksi terhadap transplantasi dan sel-sel kanker.
15
Pengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh
sel-sel plasma tidak memiliki pengaruh menekan atau menghalangi sistem kekebalan tubuh
sel-sel supresor menghambat sistem kekebalan tubuh
16
Jenis kuman yang diserang
sel-B menahan serangan virus dan bakteri yang masuk ke darah dan getah bening
sel-T melawan kuman patogen seperti protista dan jamur yang masuk ke dalam sel

Gambar 2 : struktur sel-B dan sel-T

Gambar 3. Peranan sel B dan sel T




Tidak ada komentar: